|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
GAZA CITY - Hamas dan Israel disebut telah menyepakati gencatan senjata pada Senin (6/5) pagi, sekitar pukul 04.30 waktu setempat. Hal itu tercapai berkat mediasi yang dilakukan oleh Mesir.
Namun, militer Israel enggan mengonfirmasi kabar tersebut. Mereka hanya mengatakan, semua pembatasan perlindungan di garis depan pertempuran akan ditarik, menyiratkan bahwa konfrontasi telah berakhir.
Mesir dan PBB telah berusaha menengahi gencatan senjata. Sebelumnya, menurut keterangan militer Israel, gejolak dimulai ketika seorang penembak jitu dari kelompok perlawanan Palestina, Jihad Islam, menembaki pasukan Israel. Kejadian itu melukai dua tentaranya.
Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Kembali Tewaskan Jurnalis dan Anak-anak di Gaza
Kinerja Operasional 2025, Direktur PT BSP Paparkan Pencapaian 100 Persen Target Well Service hingga Tantangan
Sementara Jihad Islam menuduh Israel menunda-nunda penerapan kesepakatan sebelumnya dalam upaya untuk mengakhiri kekerasan dan mengurangi kesulitan ekonomi Gaza. Pertempuran di Gaza berlangsung sejak Sabtu pekan lalu.
Israel menggempur Gaza setelah wilayahnya diserang roket oleh Hamas. Peperangan kian mematikan pada Ahad. Setelah Israel melancarkan serangan udara, faksi-faksi perlawanan Palestina di Gaza meluncurkan 600 roket ke permukiman Israel.