Gubernur Riau, Syamsuar yang hadir di perayaan waisak nasional KBI menyambut baik dilaksanakannya Waisak nasional di Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar. "Kegiatan dapat membangun pariwisata di Riau yang banyak terdapat wisata religi, budaya dan sejarah," terangnya.
Gubri juga berpesan, kerukunan umat beragama harus dijaga dalam suasana yang harmonis, serta membangun toleransi antar umat beragama. Dimanapun berada tanamkan nilai persatuan dan kesatuan.
Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto SH mengucapkan terima kasih kepada panitia Waisak, karena sudah melaksanakan berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar candi dalam rangkaian Waisak nasional.
Tiga Cagar Budaya Siak Masuk Seleksi Nasional, Bupati Afni Mohon Dukungan
Farel Alhidayat Kembali Wakili Riau di O2SN Nasional, Raih Juara I Senam Artistik Tingkat Provinsi
"Semoga kegiatan meningkatkan tali silaturahmi dan tahun berikutnya perayaan lebih meriah lagi, sehingga bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke Candi Muara Takus," jelasnya.
Waisak nasional KBI di Candi Muara Takus dihadiri 3500 umat Buddha dari Seluruh Indonesia serta dari negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, Jepang dan Singapura. Sedangkan puncak acara pelepasan 2.019 lampion.*