|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Dilaksanakannya Waisak Nasional Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) 2563 BE/2019 di cagar budaya Candi Muara Takus, Sabtu (25/5) diharapkan mempercepat mengangkat candi tua itu masuk dalam daftar situs warisan dunia (Unesco).
Menteri Agama yang diwakili Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI, Caliadi mengatakan, Candi Muara Takus yang dibangun pada zaman Kerajaan Sriwiya mengambarkan bersatunya masyarakat dan pemerintah pada zaman tersebut untuk membuat tempat pemujaan.
"Waisak nasional merupakan salah satu upaya dalam melestarikan dan memperkenalkan kepada dunia di Riau terdapat Candi Muara Takus. Peninggalan kerajaan yang pernah berjaya di bumi nusantara," terangnya.
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat
SLB Pembina Pekanbaru Meriahkan Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025
Sementara itu, Ketua DPP Sagin, YM Khemacaro Mahathera menjelaskan, Waisak nasional mencoba menggenalkan situs dan nilai-nilai spiritual kejayaan pada masa lalu.
"Ini menjadi upaya agar Candi Muara Takus menjadi situs warisan dunia. Tahun ini mengambil tema Cinta Tanah Air Indonesia," terangnya.
Gubernur Riau, Syamsuar yang hadir di perayaan waisak nasional KBI menyambut baik dilaksanakannya Waisak nasional di Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar. "Kegiatan dapat membangun pariwisata di Riau yang banyak terdapat wisata religi, budaya dan sejarah," terangnya.
Luhut Bantah Narasi Menteri Pertahanan Soal Bandara IMIP 'Negara dalam Negara'
Tito Karnavian: Penanganan Banjir Sumatera Sudah Setara Bencana Nasional
Gubri juga berpesan, kerukunan umat beragama harus dijaga dalam suasana yang harmonis, serta membangun toleransi antar umat beragama. Dimanapun berada tanamkan nilai persatuan dan kesatuan.
Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto SH mengucapkan terima kasih kepada panitia Waisak, karena sudah melaksanakan berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar candi dalam rangkaian Waisak nasional.
"Semoga kegiatan meningkatkan tali silaturahmi dan tahun berikutnya perayaan lebih meriah lagi, sehingga bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke Candi Muara Takus," jelasnya.
8 Tokoh Nasional Terseret Kasus Ijazah Jokowi, Termasuk Roy Suryo dan dr. Tifa
Plt Kadiskes Riau Bantah Tuduhan Penganiayaan: “Ini Upaya Pembunuhan Karakter Bernuansa Politis”
Waisak nasional KBI di Candi Muara Takus dihadiri 3500 umat Buddha dari Seluruh Indonesia serta dari negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, Jepang dan Singapura. Sedangkan puncak acara pelepasan 2.019 lampion.*