|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Larijani menegaskan bahwa pemerintah Iran membedakan antara demonstran yang menyampaikan aspirasi secara damai dengan pihak-pihak yang dianggap merusak keamanan. Ia juga menyatakan bahwa rakyat Amerika perlu memahami risiko besar dari kebijakan luar negeri yang agresif dan dampaknya terhadap stabilitas kawasan.
Aksi unjuk rasa di Iran terus meluas dan melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk mahasiswa. Selain persoalan ekonomi, massa menyuarakan tuntutan kebebasan politik dan perubahan dalam sistem pemerintahan. Ketidakpuasan publik terhadap kondisi negara dinilai semakin menguat seiring berlarutnya krisis ekonomi.
Trump sendiri menolak memberikan jawaban tegas ketika ditanya apakah Amerika Serikat akan mendukung penggulingan rezim Iran. Namun, ia mengakui bahwa Iran tengah menghadapi persoalan serius dan ketidakpuasan masyarakatnya semakin terlihat.
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai, 16.000 Pegawai Terancam Kehilangan Pekerjaan
“Mereka memiliki banyak masalah. Inflasi sangat tinggi, ekonomi mereka hancur, dan rakyatnya tidak bahagia,” ujar Trump dalam pernyataan terpisah pada Senin.
Selain menyoroti isu demonstrasi, Trump kembali memperingatkan Iran agar tidak membangun kembali kekuatan militernya maupun menghidupkan kembali program nuklir. Ia menegaskan bahwa setiap upaya tersebut akan memicu respons keras dari Amerika Serikat.