LASQI sendiri merupakan organisasi yang fokus pada pelestarian dan pengembangan seni qasidah serta musik religi Islam. Selain menggelar festival dan lomba seni Islami, lembaga ini juga mendorong inovasi aransemen qasidah modern agar tetap diminati generasi muda.
Di Siak, pelantikan kepengurusan DPD LASQI diharapkan menjadi titik awal penguatan gerakan seni religi berbasis tradisi Melayu. Pemerintah daerah juga berkomitmen melakukan pembinaan berkelanjutan, termasuk pengembangan musik religi dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan nilai syariat.
Afni menegaskan, pelestarian budaya harus menjadi fondasi dalam membangun karakter masyarakat. “Tradisi harus tetap terjaga. Generasi muda boleh mengikuti tren, tetapi jangan sampai melupakan akar budaya negerinya,” tegasnya.**