HOME / Hukum

Menantu Dalangi Perampokan dan Pembunuhan Nenek di Pekanbaru

Minggu, 3 Mei 2026 | 16:01:56 WIB
Editor : Putrajaya | Penulis : Rea
Menantu Dalangi Perampokan dan Pembunuhan Nenek di Pekanbaru - Pekanbaruexpress
Para pelaku usai ditangkap tim gabungan dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. (Foto: Int)

PEKANBARU - Sebuah kasus pencurian disertai kekerasan yang berujung maut menggemparkan warga Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Seorang perempuan lanjut usia ditemukan tewas di rumahnya sendiri setelah menjadi korban penganiayaan brutal oleh para pelaku yang ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau mengungkap bahwa ada empat pelaku yang terlibat dalam aksi keji tersebut. Yang mengejutkan, salah satunya adalah menantu korban sendiri yang diduga menjadi otak dari seluruh rangkaian kejahatan.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial AF yang merupakan menantu korban berperan sebagai perencana. Sementara SL bertindak sebagai eksekutor, dan dua lainnya membantu aksi,” ujar Direktur Reskrimum Polda Riau, Hasyim Risahondua.

Baca :

Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (29/4/2026) di sebuah rumah di Jalan Kurnia II, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai. Korban, Dumaris Denny Waty (60), ditemukan tewas setelah mengalami luka parah di bagian kepala akibat hantaman balok kayu.

Berdasarkan rekaman CCTV, korban sempat tidak berdaya saat dihantam benda keras oleh pelaku hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Setelah melakukan aksi tersebut, para pelaku melarikan diri ke luar daerah. Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap mereka di dua lokasi berbeda. AF dan SL diamankan di Aceh Tengah pada Kamis (30/4/2026), sementara dua pelaku lainnya berinisial E dan L ditangkap di Kota Binjai, Sumatera Utara, sehari setelahnya.

Baca :

Dari hasil penyelidikan, motif awal aksi ini diduga dipicu rasa sakit hati pelaku AF terhadap korban yang merupakan mertuanya sendiri. Emosi tersebut kemudian berkembang menjadi rencana kejahatan yang lebih besar. Lebih jauh, polisi mengungkap bahwa seluruh pelaku juga terindikasi mengonsumsi narkoba berdasarkan hasil tes urine.

Hasyim menjelaskan bahwa rencana awal para pelaku sebenarnya hanya pencurian. Namun dalam perjalanan dari Medan menuju Pekanbaru, niat tersebut berubah menjadi pembunuhan. Bahkan para pelaku disebut sempat merencanakan untuk menghabisi seluruh penghuni rumah korban.

Dalam aksi tersebut, para pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban, seperti perhiasan, uang tunai dalam mata uang asing, paspor, serta telepon genggam.

Konferensi pers pengungkapan kasus ini digelar di halaman Polresta Pekanbaru pada Minggu (3/5/2026) sore. Aparat kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan tegas dan tuntas terhadap seluruh pelaku.

Para tersangka kini dijerat dengan pasal pembunuhan berencana yang ancaman hukumannya maksimal pidana mati. *


Pilihan Editor
Berita Lainnya
hukum
Menantu Dalangi Perampokan dan Pembunuhan Nenek di Pekanbaru
Minggu, 3 Mei 2026 | 16:01:56 WIB
nusantara
Pemerintah Perkuat Komitmen untuk Buruh
Kamis, 30 April 2026 | 23:28:05 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB