Dalam memperbaiki kondisi infrastruktur di kabupaten Kampar, terutama di wilayah Tapung Raya yang viral saat ini, lanjut Wabup bahwa telah dilakukan berbagai langkah dan upaya baik komunikasi dan koordinasi langsung maupun secara administrasi.
"Tentu dalam memperbaiki kondisi infrastruktur ini tidak mudah terutama dalam kondisi efesiensi anggaran, tapi kita harus tetap memberikan perhatian dan prioritas terhadap jalan, jembatan dan lainnya yang berkaitan dengan kondisi daerah kita. Untuk jalan yang rusak di Tapung Raya itu, Pemda Kampar sudah berkoordinasi dangan pemerintah provinsi Riau melalui Dinas terkait," imbuhnya.
Sedangkan untuk jalan nasional, Wabup menjelaskan, bahwa Pemda Kampar juga melakukan berbagai langkah dan upaya serta melalui koordinasi dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum lewat Balai Pengelolaan Jalan Nasional.
Setahun Menjabat, Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar
Anggaran MBG 2026 Dikurangi, Program Makan Gratis Hanya Berjalan Lima Hari
"Selain pihak Pemprov Riau dan Kementrian, Pemda Kampar juga berkomunikasi secara berjenjang melalui legislatif baik tingkat kabupaten, provinsi dan DPR RI agar secara bersama-sama mencari solusi supaya segera dapat diperbaiki sehingga berdampak bagi masyarakat dalam sektor perekonomian, baik angkutan maupun distribusi barang," ungkap Wabup.
Ditegaskan Wabup, perbaikan infrastruktur ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dan kewajiban dari Pemda Kampar saja, tapi ada regulasi dan aturan yang harus diikuti.