Respons positif juga datang dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Penjamin Orang Asing, Penanggung Jawab Orang Asing, maupun Warga Negara Asing. Apresiasi terhadap inovasi tersebut tercermin dari hasil survei pengguna layanan yang memperoleh predikat sangat baik.
Ryang menambahkan bahwa inovasi pelayanan harus terus dikembangkan dan tidak berhenti setelah berhasil diimplementasikan.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi serta membuka ruang terhadap saran dan masukan dari masyarakat maupun stakeholder. Harapannya, POLIMERI dapat terus disempurnakan sehingga memberikan manfaat yang semakin optimal dan konsisten dalam mendukung pelayanan keimigrasian yang PRIMA,” ungkapnya.
Dengan hadirnya POLIMERI, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang mudah dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan, sekaligus memperkuat penerapan transformasi digital dalam pelayanan publik.*