|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Red | Penulis : Putra
Namun, ketika berpisah dengan orang tua dia mulai mengikuti gaya hidup sekelilingnya. Tetapi, dia berusaha melindungi diri karena memiliki keteguhan menjadi model adalah untuk mencari nafkah untuk ibu dan adiknya.
Felixia tetap teguh dengan pendiriannya untuk tidak terpengaruh minuman keras, rokok, dan obat-obatan terlarang. Meskipun dia sering kali dipaksa, keteguhan wanita itu telah menyelamatkan dirinya.
Selama 10 tahun kariernya di dunia modeling, dia telah melihat berbagai jenis orang yang hidup yang merasa mewah dan bahagia. Saat itu orang di sekelilingnya mengukur kebahagiaan dengan memiliki banyak teman laki-laki. Mendatangi pesta dan minum hingga bermabuk-mabukkan. Mereka rela hidup dalam pelukan laki-laki tanpa memedulikan harga diri.
UIR Raih Penghargaan Media Perguruan Tinggi Pilihan di Anugerah Media Siber 2025 SMSI Riau
Kadis PUPR Pilihan Bobby Nasution Tersandung Korupsi Jalan Rp231 Miliar di Sumut
"Bagi saya, itu bukan kemewahan yang saya cari. Sebab, apa gunanya memi liki kemewahan, tetapi hidup terasa kosong, tidak bermakna dan bergelimang an dosa, itu bukan kebahagiaan yang saya cari," ujar dia.
Felixia kemudian mulai mendekati ajaran agama dan mendekatinya. Dia pernah pergi ke gereja Katolik setiap ahad petang selama dua tahun. Dia juga per nah mempelajari agama Kristen Protestan dan menyembah Dewa Kuan Yin menjadi penganut Buddha. Tetapi, hatinya tidak pernah merasa dekat dengan Tuhan dan tidak pernah tersentuh.