|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Red | Penulis : Putra
Sejak dia mengenal ajaran Islam, Felixia merasa lebih berserah dan tenang. Dia hidup sederhana. Uang dan kemewahan tidak lagi terlalu menarik perhatiannya seperti dulu.
Baginya, barang-barang mewah memang bukan hal yang buruk dan bisa jadi itu adalah bonus bagi hidup.Tetapi, uang dan kemewahan tidak dapat membeli rasa taubat, rasa ingin menjadi lebih baik, ketenangan, keridhaan dan kebahagiaan.
Selama tujuh bulan berjilbab dan mengenal Islam, Felixia sering menangisi hidupnya. Penyesalan memotivasinya untuk bertobat dan segera bersyahadat. Hatinya semakin terenyuh ketika dia menonton sebuah video pengakuan seorang wanita memeluk Islam.
UIR Raih Penghargaan Media Perguruan Tinggi Pilihan di Anugerah Media Siber 2025 SMSI Riau
Kadis PUPR Pilihan Bobby Nasution Tersandung Korupsi Jalan Rp231 Miliar di Sumut
Ketika menonton, dia tidak kenal apa itu hidayah. Tetapi, hari itu adalah saat dia meneguhkan hati untuk resmi memeluk Islam. Pada 3 Juli 2014 dan bertepatan dengan 5 Ramadhan 1435 H. Setelah meneguhkan dalam hati ingin memeluk Islam, dia mengucapkan syahdat di depan keluarga terdekat dan kenalannya. Mereka memberi dukungan untuk terus istiqamah.
Berdakwah Melalui Media Sosial Setiap hari, setiap bulan dia selalu menggunakan halaman Instagram untuk menyebarkan pesan tentang keindahan Islam. Tujuannya, untuk menyebarkan dakwah melalui media sosial. "Saya juga menggunakannya sebagai platformuntuk melihat aktivitas amal yang bisa saya ikuti," kata dia.