|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Lalu, melakukan koordinasi dengan Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya yang dianggap perlu dalam rangka mencegah dan penegakan disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru, memperbanyak dan memaksimalkan penggunaan dan penegakan aplikasi Pedulilindungi di tempat kegiatan publik.
Kemudian, melakukan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan. Antara lain seperti gereja, tempat perbelanjaan dan tempat wisata lokal, membatasi kegiatan masyarakat termasuk seni budaya, olahraga dan yang bukan perayaan Nataru, melakukan rekayasa dan antisipasi aktivitas pedagang kaki lima di pusat keramaian.
Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru
Konjen Jepang Puji Riau, Tertarik Budaya Melayu hingga Kuliner Khas
"Masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah maka harus mengoptimalkan penggunaan aplikasi Pedulilindungi, memenuhi persyaratan perjalan jarak jauh yang menggunakan alat transportasi umum, yaitu wajib dua kali vaksin dan melakukan rapid test antigen 1x24 jam dan, untuk orang yang belum divaksin dan orang yang tidak bisa vaksin dengan alasan medis, dilarang bepergian jarak jauh," tambahnya.
Gubri meminta, khusus untuk pelaksanaan perayaan Tahun Baru 2022, tempat perbelanjaan/mal dan tempat wisata memedomani Diktum ketiga dan Diktum keempat Inmendagri Nomor 66 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan COVID-19 pada saat Natal 2019 dan Tahun Baru 2022.