|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Wali Kota Padang, Hendri Septa mengaku bingung Kota Padang mendapat predikat sebagai kota intoleran. Diketahui, Setara Institute menempatkan Kota Padang sebagai salah satu dari 10 kota di Indonesia paling intoleran sepanjang 2022.
“Saya tidak paham kenapa survei ini menyebutkan demikian, apa indikatornya,” kata Hendri Septa dikutip dari Antara, Senin (24/4/2023).
Dikatakan, di Kota Padang banyak rumah ibadah pemeluk agama selain Islam seperti gereja, vihara dan klenteng. Selain itu, kota berpenduduk 900 ribu jiwa itu juga menggelar festival Cap Go Meh pada Februari 2023 di kawasan pondok.
Dua Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Isu Afiliasi Politik Ikut Mengemuka
2026, Dishub Akan Tambahan 16 Armada Bus Listrik TMP
Tak hanya itu, Hendri Septa menyebut murid nonmuslim diarahkan untuk belajar agama sesuai kepercayaan masing-masing saat pesantren Ramadan pada bulan puasa. Pemkot Padang juga memberikan air gratis bagi rumah ibadah berupa air dari Perum Air Minum Padang.
“Kita berikan air gratis kepada seluruh masjid dan mushala serta rumah ibadah yang memerlukan air,” kata dia.