|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
BAGANSIAPIAPI - Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong, membuka Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kabupaten Rohil tahun 2023, Senin (8/5). Katanya, penanganan stunting harus dilaksanakan dan telah menjadi tanggung jawab semua pihak.
"Jika tidak segera mengambil langkah antisipatif secara masif, terarah dan terukur, tentunya akan berdampak jangka panjang dan taruhannya terlalu besar bagi generasi masa depan," ujar Afrizal Sintong, di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Rohil, H Sulaiman, Wakil Ketua DPRD Rohil, Basiran Nur Efendi, Sekda Rohil, H Fauzi Efrizal, Kajari Rohil, Yuliarni Appy, Kapolres Rohil, AKBP Andrian Pramudianto, Pasi Pers Kodim 0321 Rohil, Lettu Inf Sudarwanto, para kepala OPD, camat, kepala puskesmas, lurah dan datuk penghulu serta berbagai unsur lainnya.
Percepatan Penanganan Banjir, PT BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan
PLTA Koto Panjang Tutup Total Spillway Menyusul Penurunan Inflow
Menurut bupati, penanganan stunting di Rohil merupakan upaya pemerintah pusat yang masuk dalam program nasional bidang kesehatan dengan menetapkan Kabupaten Rokan Hilir sebagai salah satu Lokasi Fokus (Lokus) pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi.
"Sebagai upaya percepatan penurunan stunting, pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak-pihak terkait telah melaksanakan intervensi yang mencakup intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif," katanya seperti dikutip mrc.