POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Inhil

10 Orang Terluka, 3 Bangunan Rusak Akibat Ledakan Pipa Gas PT TGI

Sabtu, 3 Januari 2026 | 17:00:00 WIB

Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/AP

10 Orang Terluka, 3 Bangunan Rusak Akibat Ledakan Pipa Gas PT TGI
Polres Indragiri Hilir melakukan olah TKP di lokasi pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), yang meledak di Dusun Nibul Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir . (ist)

INHIL - Sebanyak  10 orang terluka dan 3 bangunan rusak akibat ledakan pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), yang meledak di Dusun Nibul Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir pada Jumat (2/1/2026) pukul 16.35 WIB. 10 orang terluka dan 3 bangunan rusak. 

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, menjelaskan, terdapat 6 orang masyarakat yang mengalami luka berat dan 4 orang mengalami luka ringan.

“Untuk masyarakat yang menjadi korban saat ini masih menjalani perawatan," kata AKBP Farouk, Sabtu (3/1/2026).

Baca :

Selain itu, juga terdapat 5 unit truk dan 5 unit sepeda motor yang mengalami kerusakan, karena berada tak jauh dari lokasi kejadian. 

Kemudian juga terdapat kerusakan unit bangunan yaitu tempat usaha tambal ban, tempat penampungan buah sawit, dan tempat cuci motor.

Api yang membumbung tinggi akibat kebakaran pipa gas tanam milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) itu berhasil dipadamkan sekitar pukul 5.41 WIB, pada Sabtu (3/1/2026).

Baca :

Setelah padam, Polres Inhil langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi (Police line).

“Lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi setelah api berhasil dipadamkan pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 05.41 WIB,” kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, SH SIK.

Selain itu, jelas AKBP Farouk, paska kejadian sekitar pukul 19.00 WIB semalam. Pihaknya langsung berkoordinasi pihak PT PGI untuk melakukan pendekatan pipa dari dua arah.

Baca :

“Api sudah padam setelah dilakukan penyekatan aliran gas dari arah Pekanbaru dan Jambi. Saat ini lokasi kami amankan untuk kepentingan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres.

Pascakejadian, kepolisian bersama pemerintah daerah juga mendirikan posko di sekitar lokasi untuk memudahkan koordinasi penanganan dan pemantauan situasi. 

Dalam olah TKP di lokasi hadir sejumlah personel dari Polda Riau serta dinas SDM Provinsi Riau turut dilibatkan dalam penanganan peristiwa ini.

Baca :

“Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih kami dalami. Tim gabungan sedang bekerja mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan,” jelas Kapolres.

Kapolres menjelaskan, kebakaran pipa gas terjadi pada Jumat (1/1/2026) sekitar pukul 16.35 WIB di Dusun Nibul. 

Awalnya, warga mendengar suara ledakan keras sekitar pukul 16.00 WIB yang diduga berasal dari kebocoran pipa gas, sebelum api menyembur dengan ketinggian mencapai sekitar 15 meter.

Baca :

“Lokasi kejadian berada di jalur lintas timur yang menghubungkan Pekanbaru dan Jambi. Demi keselamatan, arus lalu lintas di jalur tersebut sempat dihentikan sementara hingga kondisi dinyatakan aman,” ujar Kapolres.

Berdasarkan situs TGI, PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) didirikan pada tahun 2002 sebagai perusahaan patungan antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Transasia Pipeline Pvt. Ltd. dan Yayasan Kesejahteraan Pegawai dan Pensiunan PGN (YKPP PGN) dengan proporsi saham masing-masing sebesar 59,87%, 40% dan 0,13%.

PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) telah menerima laporan awal terkait adanya insiden kebocoran pipa gas milik TGI dan dioperasikan oleh TGI di jalur pipa Grissik Duri (GD) KP222 yang berada di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau pada Jumat (02/01/2026) pukul 16.35 WIB.

Baca :

Corporate Secretary TGI Emil Ismail menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah penanganan insiden secara cepat dan tepat, pengamanan lokasi, pekerja serta masyarakat dengan mengutamakan aspek HSSE.

Dia menyebut, TGI telah mematikan kompresor dan menutup seluruh section valve terdekat untuk menghentikan kebocoran, serta bekerjasama dengan pihak terkait termasuk tim Damkar setempat.

Proses investigasi oleh tim lapangan dan pihak terkait masih terus berlanjut untuk mengetahui penyebab kejadian. 

Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa baik dari masyarakat maupun pekerja. TGI juga melakukan monitoring tekanan gas kepada shipper dan buyer di Grissik-Duri (GD), dan berkoordinasi dengan tim pengamanan Objek Vital Polda Riau.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan berkomitmen untuk memastikan keselamatan seluruh pihak serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Informasi lebih lanjut akan segera kami sampaikan pada kesempatan pertama," ungkap Emil, dikutip dari keterangan resmi, Jumat (2/1/2026). 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
siak
Pemkab Siak Kukuhkan SOTK Baru, Mutasi Demi Kelancaran Gaji ASN
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:43:00 WIB
pekanbaru
Ini Juara Gebyar Dangdut II dan Lagu Pop II Cafe Nikmat Pemuda
Senin, 12 Januari 2026 | 16:37:42 WIB
riau
BMG Perkirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah di Riau
Senin, 12 Januari 2026 | 08:43:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
2
4
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB