HOME / Riau

Gakkum Kehutanan dan Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:36:00 WIB
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE
Gakkum Kehutanan dan Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Arang Bakau ke Malaysia - Pekanbaruexpress
Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 200 ton arang bakau ilegal

Sementara itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menegaskan keberhasilan penggagalan ini merupakan bentuk sinergi aparat dalam melindungi sumber daya alam dari praktik ilegal.

“Kami akan terus mendalami pihak-pihak yang terlibat, termasuk pemilik arang bakau, pihak yang memerintahkan, hingga pihak yang menerima manfaat dari aktivitas ilegal ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kawasan mangrove di pantai timur Sumatera saat ini menghadapi ancaman serius akibat aktivitas penebangan ilegal.

Baca :

Menurutnya, mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, gelombang tinggi, dan intrusi air laut, sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut serta penopang kehidupan masyarakat pesisir.

“Kerusakan mangrove dalam skala besar dapat meningkatkan risiko abrasi, menurunkan hasil perikanan, serta mengancam keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil,” pungkasnya.*


Pilihan Editor
Berita Lainnya
nusantara
Pemerintah Targetkan Pembenahan Program MBG Rampung Sebulah
Kamis, 11 Juni 2026 | 14:19:06 WIB
Pasar
Wajah

Artikel Popular
1
2
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB