|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Red | Penulis : Putra
JAKARTA - Sejak kecil Felixia Yeap tidak pernah mengenal agama. Hanya nasihat sang ibu ketika dia belum menjadi mualaf sebagai pedoman hidupnya. Namun, tanggal 3 Juli 2014 pukul enam pagi usai sahur, Felixia bertekad bulat untuk mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan empat orang saksi. Dan sejak 20 13, dia pun akhirnya memutuskan menutup aurat dengan hijab meskipun dengan sepenuh hati belum menyatakan Islam.
Ketika mulai berjilbab hingga memeluk Islam, Felixia yang kini memiliki nama Islam Raisyya Rania Yeap meng hadapi berbagai rintangan, dari mulai prasangka, bantahan, makian, sindiran, fitnah, diskriminasi bahkan tekanan.
Tetapi, Raisyya tetap bersyukur dia mendapatkan dukungan kuat dari berbagai pihak terutama keluarga. Dukungan ini sangat berarti baginya karena dia mendapat semangat untuk tetap istiqamah mengenakan hijab. Raisyya bersyukur memiliki seorang ibu yang bersahaja dan sabar. Sang ibu berjuang seorang diri membesarkan Raisyya dan adiknya.
UIR Raih Penghargaan Media Perguruan Tinggi Pilihan di Anugerah Media Siber 2025 SMSI Riau
Kadis PUPR Pilihan Bobby Nasution Tersandung Korupsi Jalan Rp231 Miliar di Sumut
Ibunya tidak pernah mengenal Islam dan bukan Muslim, sering disindir oleh saudara-saudaranya karena tidak pernah melarang anak perempuan berjilbab. Justru sang ibu mendukung dan merestui keputusannya. Saat itu dia hanya memberi tahu ibunya bahwa dia sedang mempelajari Islam. Kemudian, sang ibu memeluknya dan berkata bahwa Felixia sudah semakin baik dan dewasa.
Di saat seorang mualaf biasanya dibuang atau disisihkan oleh keluarga, bahkan harus menyembunyikan identi tasnya. Felixia justru dirangkul oleh sang ibu. Mungkin, jika ibu dan ayah tidak bercerai, dia akan bernasib sama dengan mualaf lain yang harus bersembunyi. Tetapi, Allah Maha Mengetahui.