|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
“Pekerjaan kita membangun masih ada di lima proyek besar yaitu Pasuruan-Probolinggo, Pasuruan-Probowangi. Kemudian Yogyakarta-Bawen, Solo-Yogyakarta, Jalan Akses Patimban, Jakarta-Cikampek Selatan. Jadi itu semua harus ada penguatan finansial,” tandas Subakti seperti dikutip beritsatu.
Pelepasan 35% saham ini sebelumnya juga telah disampaikan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo. Dari hasil diskusi, Kementerian BUMN telah memutuskan untuk mengambil jalur strategic partnership ketimbang initial pubic offering (IPO). Alasannya, menurut Tiko, tol kelolaan JTT merupakan tol yang sudah beroperasi dan matang (mature). Di samping itu, jika melalui IPO, maka JTT juga harus menyiapkan growth story.
Untuk itu, Jasa Marga akan menjaring mitra-mitra strategis mulai bulan depan dengan melakukan penawaran secara terbuka kepada para mitra yang tertarik untuk memegang saham JTT. "Kita akan membuka sampai 35% dari kepemilikan,” tutup Tiko. (*)