|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menargetkan aksi penggalangan dana (equity fundraising) untuk anak usaha, PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) yang dieksekusi melalui penawaran umum terbatas (private placement) kepada mitra-mitra strategis tuntas pada triwulan IV 2023. Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan, saat ini prosesnya sedang dalam tahap non-deal roadshow kepada para investor.
“Kita targetkan selesai di triwulan IV tahun ini,” kata Subakti kepada media di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (6/4/2023).
Subakti melanjutkan, total saham yang akan dilepas dalam aksi penawaran ini sebanyak 35% yang terdiri dari 25% kepemilikan Jasa Marga di JTT dan 10% saham milik JTT.
Sah! DPR Setujui RUU BUMN, Kementerian Resmi Berubah Jadi BP BUMN
Resmi! Kementerian BUMN Dibubarkan, Diganti Lembaga Baru Langsung di Bawah Presiden
“Jadi Jasa Marga punya saham di JTT, kita akan lepas sebanyak 25% dan JTT lepas 10%,” imbuhnya.
Dengan target penyelesaian pada triwulan IV, Subakti memastikan, prosesnya tidak akan terganggu meskipun berhadapan dengan Pemilu.
“Pekerjaan kita membangun masih ada di lima proyek besar yaitu Pasuruan-Probolinggo, Pasuruan-Probowangi. Kemudian Yogyakarta-Bawen, Solo-Yogyakarta, Jalan Akses Patimban, Jakarta-Cikampek Selatan. Jadi itu semua harus ada penguatan finansial,” tandas Subakti seperti dikutip beritsatu.
Meriahkan Central Panam Elektronik, MODENA Berikan Penawaran Terbaik dan Hadiah Hingga Grandprize
Tren Pasar Saham Melemah, Ini Penyebabnya
Pelepasan 35% saham ini sebelumnya juga telah disampaikan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo. Dari hasil diskusi, Kementerian BUMN telah memutuskan untuk mengambil jalur strategic partnership ketimbang initial pubic offering (IPO). Alasannya, menurut Tiko, tol kelolaan JTT merupakan tol yang sudah beroperasi dan matang (mature). Di samping itu, jika melalui IPO, maka JTT juga harus menyiapkan growth story.
Untuk itu, Jasa Marga akan menjaring mitra-mitra strategis mulai bulan depan dengan melakukan penawaran secara terbuka kepada para mitra yang tertarik untuk memegang saham JTT. "Kita akan membuka sampai 35% dari kepemilikan,” tutup Tiko. (*)