|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kasus perjudian menjadi fokus dan perhatian lembaganya. Hingga saat ini, Polri sudah mengungkap 2.378 perkara. Adapun untuk judi online, mereka sudah mengungkap 1.154 perkara.
"Kami telah membekukan 906 rekening judi dan bersama dengan Kemenkominfo melakukan pemblokiran terhadap 436 website judi," ujar Listyo dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Rabu (12/4).
Pada 2022, ia menyebut adanya beberapa kasus judi online terorganisir yang kelompoknya sempat kabur ke luar negeri. Polri berhasil mengungkapnya dengan membentuk tim khusus untuk mengungkap kelompok tersebut.
Syarat Tinggi Prajurit TNI AD Kini Lebih Pendek, Ini Alasannya
Bukan Tandingan! Istana Tegaskan Komite Reformasi Polri Bentukan Prabowo Jadi yang Utama
"Kami berkoordinasi dengan Dirjen Imigrasi untuk melakukan pencekalan dan melakukan kerja sama police to police terhadap lima kepolisian negara sahabat, yaitu Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina," ujar Listyo.
Hasil dari upaya tersebut, Polri telah 19 orang sebagai tersangka dari kelompok yang mengorganisir 19 situs judi online. Sebanyak 17 orang sudah ditangkap dan dua orang lainnya ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).