|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Desa Koto Masjid memiliki jumlah penduduk sekitar 2.324 jiwa, dengan jumlah 723 kepala keluarga. Mayoritas bersuku Melayu. Luas wilayahnya sekitar 425,5 hektare. Sekitar 70 persen warganya melakukan budi daya ikan patin Ada sebagai pengusaha dan ada juga sebagai pekerja. Mulai dari pembenihan, budidaya hingga usaha produksi hilir ikan Patin, seperti bakso ikan Patin, nugget Ikan Patin, kerupuk kulit ikan Patin, dan beberapa produksi hilir ikan Patin lainnya.
Senior Analyst Social Performance, Winda Damelia mengatakan, bahwa PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) berkomitmen dalam mengembangkan Desa Koto Mesjid menjadi Desa Wisata mandiri. Komitmen tersebut merupakan wujud kepatuhan PT. PHR dalam melaksanakan Program Social Responsibility (CSR) sebagai salah satu perusahan badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Berupaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di Wilayah Kerja (WK) Rokan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Satu upaya yakni, PHR meningkatkan keterampilan masyarakat guna menumbuhkan ekonomi yang mandiri melalui pengembangan Desa Wisata di Kampar yang hasil olahannya bisa menembus pasar Internasional.
Eropa Waspada, Pernyataan AS soal Greenland Picu Reaksi Sekutu
DPR Kunci Pilkada: Revisi UU Dipastikan Tak Masuk Prolegnas 2026
Dalam aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat, PHR memiliki sejumlah program untuk menumbuhkan nilai ekonomi, baik dari potensi wisata, keterampilan dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Salah satunya pengembangan Desa Wisata Kampung Patin, di Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar. Tujuannya, agar masyarakat di sekitar bisa berdaya dan memberikan dampak ekonomi ke masyarakat.
Selain memberikan bantuan sarana prasarana kebutuhan Desa Wisata, 80% bantuan berupa pendampingan kepada masyarakat. Mulai dari pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti pelatihan tour guide (pemandu wisata), pelatihan kuliner, pelatihan homestay (rumah penginapan), pelatihan wirausaha dan UMKM, serta beberapa pelatihan peningkatan dan pengembangan SDM lainnya.