POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Pasar

KAMPUNG PATIN, DESA WISATA YANG BANGKIT DAN TUMBUH BERKAT USAHA UMKM

Fokus pada Ikan Patin, Berkah dan Kreatifitas Tiada Berhenti

Jumat, 11 Agustus 2023 | 13:34:00 WIB
Penulis : Deslina
Fokus pada Ikan Patin, Berkah dan Kreatifitas Tiada Berhenti - Pekanbaruexpress
Suhaimi, pelopor pembuatan kolam patin Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau . FOTO: DESLINA/PE

Desa Koto Masjid memiliki jumlah penduduk sekitar 2.324 jiwa, dengan jumlah 723 kepala keluarga. Mayoritas bersuku Melayu. Luas wilayahnya sekitar 425,5 hektare. Sekitar 70 persen warganya melakukan budi daya ikan patin  Ada sebagai pengusaha dan ada juga sebagai pekerja. Mulai dari pembenihan, budidaya hingga usaha produksi hilir ikan Patin, seperti bakso ikan Patin, nugget Ikan Patin, kerupuk kulit ikan Patin, dan beberapa produksi hilir ikan Patin lainnya.

Senior Analyst Social Performance, Winda Damelia mengatakan, bahwa PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) berkomitmen dalam mengembangkan Desa Koto Mesjid menjadi Desa Wisata mandiri. Komitmen tersebut merupakan wujud kepatuhan PT. PHR dalam melaksanakan Program Social Responsibility (CSR) sebagai salah satu perusahan badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Berupaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di Wilayah Kerja (WK) Rokan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Satu upaya yakni, PHR meningkatkan keterampilan masyarakat guna menumbuhkan ekonomi yang mandiri melalui pengembangan Desa Wisata di Kampar yang hasil olahannya bisa menembus pasar Internasional.

Baca :

Dalam aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat, PHR memiliki sejumlah program untuk menumbuhkan nilai ekonomi, baik dari potensi wisata, keterampilan dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Salah satunya pengembangan Desa Wisata Kampung Patin, di Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar. Tujuannya, agar masyarakat di sekitar bisa berdaya dan memberikan dampak ekonomi ke masyarakat.

Selain memberikan bantuan sarana prasarana kebutuhan Desa Wisata, 80% bantuan berupa pendampingan kepada masyarakat. Mulai dari pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti pelatihan tour guide (pemandu wisata), pelatihan kuliner, pelatihan homestay (rumah penginapan), pelatihan wirausaha dan UMKM, serta beberapa pelatihan peningkatan dan pengembangan SDM lainnya.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
Artikel Popular
2
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB