|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
"Itu (video ajakan memilih oleh kepala daerah PDIP) kan sudah melanggar secara administratif prosedur yang ada di dalam Undang Undang Pemilu," kata pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) itu.
Khusus terkait ajakan memilih capres PDIP Ganjar Pranowo, Titi mengatakan saat ini memang belum ada capres yang resmi didaftarkan ke KPU. Kendati begitu, PDIP sudah punya intensi mengusung Ganjar mengingat partai besutan Megawati Soekarnoputri itu telah memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden. Terlebih lagi, PDIP sudah mendeklarasikan mengusung Ganjar.
Wakil Gubernur Sulut, Steven O.E Kandouw ajak seluruh masyarakat datang ke TPS untuk menentukan nasib masa depan bangsa dan negara kita dengan memilih Ganjar Pranowo.#PDIPerjuangan#GanjarUntukSemua#GanjarPresiden#GerakCepatIndonesiaMaju#MEnangkanGAnjar pic.twitter.com/VeaUjvOgUu — PDI Perjuangan (PDI_Perjuangan) August 26, 2023
Fatah dan Hamas: Dua Jalan Perjuangan Palestina yang Kini Terasa Sepi
Hasto Kristiyanto Akui PDI Perjuangan Berhaluan Kiri
Belum penindakan
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyatakan, belum akan menindak dugaan kampanye colongan yang dilakukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kepala daerah dari PDIP diketahui mengajak masyarakat memilih partainya dan capres partainya Ganjar Pranowo.