HOME / Nusantara

Kontroversi Sirekap dan Bahaya Data Pemilu 2024 di Luar Negeri

Senin, 19 Februari 2024 | 17:37:00 WIB
Editor : Putrajaya
Kontroversi Sirekap dan Bahaya Data Pemilu 2024 di Luar Negeri - Pekanbaruexpress
Ilustrasi

Menurut Roy, data pemilih adalah data yang sangat penting, namun ia menuduh bahwa KPU sendiri tidak memahami pentingnya data tersebut. Dalam kasus rekapitulasi sementara dan banyak kesalahan data, komisioner KPU hanya menyatakan akan melakukan koreksi.

Masalah lainnya adalah KPU tidak pernah menginformasikan kepada publik tentang lelang perusahaan yang akan mengumpulkan data pemilih ke Alibaba Cloud.

“Sertifikasinya hanya melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. Saya mempertanyakan hal ini. Harus ada uji publik, tetapi kita tidak pernah mendengar adanya uji publik," katanya.

Baca :

Uji publik tersebut tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi harus dilakukan di seluruh daerah. "Sistem yang berjalan di Jakarta belum tentu berjalan di 38 provinsi di Indonesia," imbuh Roy..

Selain itu, kata Roy, operatornya juga harus dipertanyakan apakah mereka mampu mengelola data tersebut. “Operatornya belum tersertifikasi, dan kita mempertaruhkan data publik ini kepada petugas yang belum tersertifikasi?,” katanya.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Pasar
Wajah

Artikel Popular
3
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB