|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
JAKARTA-- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan tiga klaster terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
"Yang ada sekarang, yang sedang ditangani baru klaster pertama. Jadi, rekan-rekan mohon bersabar karena masih ada klaster kedua, ketiga," ujar Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Kantornya, Jakarta, Senin (19/6) malam.
Dugaan SPPD Fiktif di PUPR Pelalawan Menguat, Negara Berpotensi Rugi Rp270 Juta
Rekam Jejak Hitam Kabinet Jokowi: Satu Per Satu Menteri Terjerat Perkara Korupsi
Asep tidak berbicara banyak mengenai proses penyelidikan yang sedang berjalan. KPK, terang dia, memerlukan waktu untuk menuntaskan pekerjaan tersebut.
"Kami juga sudah mencatat [nama-nama para pihak] dan berikan kami waktu untuk menggali klaster-klaster ini," kata jenderal polisi bintang satu tersebut.
Operasi Senyap KPK di Banten, Oknum Jaksa Diamankan dan Rp 900 Juta Disita
Kasus Korupsi Immanuel Ebenezer P21, Noel Datangi KPK dengan Peci dan Sorban
Lembaga antirasuah telah merampungkan permintaan keterangan terhadap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada hari ini, Senin (19/6). KPK bakal menganalisis keterangan yang bersangkutan guna menentukan nasib penyelidikan dugaan korupsi di Kementan.
Operasional Bandara Khusus Dipertanyakan, DPR Minta Dugaan Peran Oknum Pejabat Diusut
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Diduga Terkait Kasus Korupsi Gubernur Nonaktif Abdul Wahid
Sejauh ini sudah ada 30 orang yang memberikan keterangan di tahap penyelidikan tersebut.
"Setelah ini kami lakukan analisis terhadap seluruh keterangan dari pihak-pihak yang telah diundang dalam proses penyelidikan untuk menentukan sikap nanti seperti apa dari hasil permintaan yang dimaksud," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.
Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Antikorupsi Saat Lantik 17 Kepala Kejati Baru
Kejati Kepri Geledah Kantor Jasa Kapal Batam, Ungkap Dugaan Korupsi Rp4,4 Miliar
Sementara itu, Yasin Limpo enggan berbicara banyak mengenai materi klarifikasinya hari ini. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.
Kontroversi KPU dan Dugaan Perlindungan Politik
PBB Desak Investigasi Dugaan Kekerasan Aparat dalam Aksi Protes di Indonesia
"Tanya KPK, saya sudah hadir," kata Yasin Limpo usai menjalani klarifikasi sekitar 3,5 jam di gedung lama KPK.
Politikus Partai NasDem ini mengaku tetap akan kooperatif membantu KPK dalam menyelidiki dugaan korupsi di kementeriannya.
KPK Geledah Kediaman Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Erick Thohir Disorot Oegroseno: Potensi Terseret Kasus Korupsi
"Saya tetap akan kooperatif kapan pun dibutuhkan saya siap hadir," pungkasnya.
Berdasarkan informasi hasil gelar perkara yang diterima CNNIndonesia.com, pimpinan KPK menyepakati Yasin Limpo dan dua pejabat Kementan lainnya sebagai tersangka. Yasin Limpo pun enggan menanggapi kabar tersebut.
Sumber CNNindonesia
(ryn/isn)