POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Hukum / Solo

Kasus Kuota Haji Seret Nama Jokowi, Mantan Presiden Buka Suara

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:54:35 WIB
Editor : Red | Penulis : Putrajaya
Kasus Kuota Haji Seret Nama Jokowi, Mantan Presiden Buka Suara - Pekanbaruexpress
Mantan Presiden Joko Widodo

SOLO - Mantan Presiden Joko Widodo akhirnya angkat suara setelah namanya ikut disebut dalam pusaran kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi menegaskan bahwa seluruh program kerja kementerian selama masa pemerintahannya tidak lepas dari kebijakan dan arahan presiden.

Ia tidak membantah jika namanya kerap dikaitkan dalam berbagai perkara yang menyangkut kebijakan kementerian. Menurut Jokowi, hal itu merupakan konsekuensi dari sistem pemerintahan yang menempatkan presiden sebagai pengambil keputusan tertinggi.

“Iya, di setiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya. Karena apa pun program kerja-kerja menteri pasti dari kebijakan presiden, pasti dari arahan presiden dan juga dari perintah-perintah presiden,” ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sumber, Solo, Jumat (30/01/2026).

Baca :

Meski demikian, Jokowi menegaskan tidak pernah mengeluarkan perintah atau arahan yang berkaitan dengan praktik korupsi, termasuk dalam urusan penyelenggaraan ibadah haji.

“Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi, enggak ada,” katanya.

Dalam perkara dugaan korupsi kuota haji ini, KPK telah menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas serta mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz, sebagai tersangka. Keduanya diduga terlibat dalam pengaturan kuota haji yang disertai aliran dana ilegal.

Baca :

Pada hari yang sama, Yaqut memenuhi panggilan penyidik KPK. Ia diperiksa sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri Agama periode 2020–2024.

“Saya dipanggil untuk memberikan kesaksian terkait perkara kuota haji,” kata Yaqut setibanya di Gedung Merah Putih KPK.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan pemanggilan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan difokuskan pada pendalaman mekanisme pembagian kuota serta aliran dana yang diduga terjadi dalam proses tersebut.

Baca :

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,” ujar Budi.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan bahwa dugaan korupsi kuota haji melibatkan praktik setoran uang yang mengalir secara berjenjang di lingkungan Kementerian Agama.

“Kalau di kementerian, ujungnya ya menteri,” kata Asep dalam keterangan pada September 2025.

Baca :

Dalam pengembangan penyidikan, KPK juga telah menyita sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan hasil tindak pidana korupsi. Aset tersebut antara lain dua unit rumah milik aparatur sipil negara di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah dengan nilai sekitar Rp 6,5 miliar.

Terkait dugaan peran presiden dalam komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menegaskan tidak ada pembahasan khusus mengenai kuota haji dalam kunjungan bilateral Indonesia–Arab Saudi pada 2023. Ia menyebut agenda utama kunjungan tersebut berfokus pada kerja sama bidang olahraga.

Namun demikian, Dito mengakui bahwa isu penyelenggaraan haji sempat disinggung Jokowi dalam pembahasan bersama agenda lain, termasuk investasi dan pembangunan Ibu Kota Nusantara. *

Baca :

Sumber: Tempo


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Solo
Kasus Kuota Haji Seret Nama Jokowi, Mantan Presiden Buka Suara
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:54:35 WIB
Riyadh
MBS Tegaskan Saudi Tak Akan Jadi Basis Serangan ke Iran
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:46:43 WIB
riau
Pemkab Siak Gandeng ICEL Review Perizinan Konflik Hutan dan Lahan
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16:40 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
1
2
5
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB